TUGAS KASUS I
Gambaran kasus
Suatu pagi pukul 06.30 WIB.
Sheila (19 tahun) tetangga depan apotek anda datang dan bertanya tentang obat
antidiare untuk adik laki-lakinya Miki (8 tahun) yang sedang diare. Sheila
belum memberikan obat untuk adiknya tetapi dia ingat masih ada sisa Kaopectate
di lemari obat. Dia mengkhawatirkan kondisi adiknya karena saat ini kedua orang
tuannya sedang keluar kota dan dia hanya tinggal bertiga bersama pembantunya.
Hasil Patients Assesment
•
Nama :
Miki
•
Umur :
8 tahun
•
Berat badan :
28 kg
•
Keluhan :
diare sudah 5 kali dari kemarin sepulang sekolah setelah makan gado-gado di
kantin sekolah dan 1 kali tadi pagi
•
Gejala lain :
perut sakit, muntah 1 kali, lemas, tidak ada demam
•
Konsistensi feses : encer, tidak berlendir,
tidak berdarah
•
Konsumsi makanan terakhir : gado-gado di kantin sekolah
•
Riwayat penyakit : tidak ada penyakit lain
•
Alergi terhadap obat : tidak ada
•
Action being taken :
belum ada tindakan
•
Obat yang dimiliki saat ini : Kaopectate® yang sudah 1 bulan disimpan
di kotak obat
•
Medication being taken : belum ada
•
Anggota keluarga lain yang
diare : tidak ada
Analisa
kasus
1.
diare sudah 5 kali dari kemarin
sepulang sekolah setelah makan gado-gado di kantin sekolah dan 1 kali tadi pagi
2.
perut sakit
3.
muntah 1 kali
4.
lemas
5.
feses encer,
tidak berlendir, tidak berdarah
6.
tidak demam
Tinjauan
Tentang Diare Karena Keracunan Makanan
Defenisi
Diare adalah
peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala BAB dengan
frekuensi lebih banyak dari biasanya yang disebabkan oleh bakteri,virus
dan parasit yang pathogen.
Klasifikasi Diare
Diare terbagi 2 berdasarkan
mula dan lamanya , yaitu :
1. Diare akut adalah diare awalnya mendadak dan
berlangsung singkat,dalam beberapa jam sampai 7 atau 14 hari.
2. Diare kronis adalah diare yang berlangsung
lebih dari tiga minggu pada orang dewasa dan dua minggu pada bayi anak-anak.
Perbedaan diare akut dan
kronis:
Diare Akut:
Diare Akut:
- Terjadi
72 jam setelah agen diare masuk ke dalam tubuh
- Keluhan
yang dialami penderita adalah: feses berair, lemah, perut sakit, seperti
kembung, perut bagian bawah tiba-tiba kejang dan berbunyi sebagai tanda
adanya gangguan pencernaan
Diare kronis:
- Terjadi
setelah 2-3 kali agen diare menyerang, biasanya terjadi lebih dari 14 hari
- Menyebabkan
turunnya berat badan, selalu lesu dan anoreksia (selera makan menurun)
- Demam,
yang mengindikasikan bahwa diare disebabkan oleh adanya infeksi
Etiologi
Penyebab diare dapat dibagi
dalam beberapa faktor :
-
Faktor Infeksi
1.
Infeksi enteral : infeksi saluran
pencernaan makanan yang merupakan penyebab utama diare pada anak. Meliputi
infeksi enteral sebagai berikut:
·
Infeksi bakteri; Vibrio, E. coli, Salmonella,
Shigella, Campylobakter, Yersinia, Aeromonas dan sebagainya.
·
Infeksi virus; Enterovirus (Virus
ECHO, Coxsackie, Poliomyelitis), Adenovirus, Rotavirus, Antrovirus dan
lain-lain.
·
Infeksi parasit; Cacing (Ascaris, Trichuris,
Oxyuris, Strongyloides), Protozoa (Entamoeba histolitika, Giardia
lambia, Trichomonas hominis), Jamur (Candida albicans).
2. Infeksi
Parenteral ialah infeksi diluar alat pencernaan makanan seperti; otitis media
akut (OMA), tonsilitis/tonsilofaringitis, bronchopneumonia, enchefalitis dan
sebagainya. Keadaan ini terutama terdapat pada bayi dan anak berumur dibawah 2
tahun.
-
Faktor Malabsorpsi
- Malabsorpsi
karbohidrat: disakarida (intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa):
monosakarida (intoleransi glukosa, fruktosa dan galaktosa). Pada bayi dan
anak yang terpenting dan tersering adalah intoleransi laktosa.
- Malabsorpsi
lemak
- Malabsorpsi
protein
-
Faktor Makanan
Makanan basi, beracun,
alergi terhadap makanan.
-
Faktor Psikologis
Rasa takut dan cemas (jarang, tetapi dapat
terjadi pada anak yang lebih besar)
Patofisiologi
Mekanisme dasar yang menyebabkan
timbulnya diare ialah:
- Gangguan
osmotic
Adanya makanan atau zat yang
tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotik dalam lumen usus meningkat
sehingga terjadi pergeseran air dan elektroloit ke dalam lumen usus. Isi rongga
usus yang berlebihan akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul
diare.
2.
Gangguan sekresi
Akibat rangsangan tertentu
(misalnya toksin) pada dinding usus akan terjadi peningkatan sekresi, air dan
elektrolit ke dalam lumen usus dan selanjutnya timbul diare kerena peningkatan
isi lumen usus.
3.
Gangguan motilitas usus.
Hiperperistaltik akan
menyebabkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan sehingga timbul
diare. Sebaliknya bila peristaltik usus menurun akan mengakibatkan bakteri
tumbuh berlebihan, selanjutnya dapat timbul diare pula.
Manifestasi
Klinik yang dialami pasien
1.
diare sudah 5 kali dari kemarin
sepulang sekolah setelah makan gado-gado di kantin sekolah dan 1 kali tadi pagi
2.
perut sakit
3.
muntah 1
kali, disebabkan lambung yang turut meradang atau gangguan keseimbangan asam basa
dan elektrolit.
4.
lemas
5.
feses encer,
tidak berlendir, tidak berdarah
6.
tidak demam
Tinjauan
terapi untuk menyelesaikan kasus
A. Terapi Non farmakologi
Terapi non farmakologi dapat
dilakukan dengan upaya pencegahan yang dapat dilakukan dengan menghindari pemicu
diare. Contohnya bila tidak mampu memetabolisme laktosa maka dapat mengonsumsi
susu nabati atau dengan mengurangi makanan pedas. Penanganan utama diare dapat
dilakukan dengan cara mengoreksi kehilangan cairan dan elektrolit tubuh
(dehidrasi) dengan terapi rehidrasi, yaitu menggantikan cairan dan elektrolit
secepat mungkin. Bila masih memungkinkan secara oral, maka larutan gula garam
atau oralit buatan pabrik telah mencukupi kebutuhan asalkan diberikan sesuai
patokan (sesuai umur penderita dan berat ringannya dehidrasi). Penyebab
kematian terbesar pada kasus diare adalah terjadinya dehidrasi, bukan karena
bakteri atau penyebab lainnya.
B. Terapi farmakologi
Pemberian obat pada diare dimaksudkan untuk:
1. mengurangi frekuensi diare dengan zat yang bersifat pengental, contoh: kaolin dan pektin (kaopectate: merek Indonesia), bismuth
2. mengurangi penyerapan air di usus dengan zat pengecil pori-pori saluran cerna atau adstringensia, contoh: tannin (teh, daun jambu biji, dan buah salak muda) dan arang aktif (diapet, new diatab, norit: merek Indonesia)
3. mengurangi motilitas/ gerakan usus dengan zat parasimpatolitik, contoh: golongan narkotika (kodein, loperamid (loperamide, lomid, imodium: merek Indonesia).
Obat –obat yang bisa digunakan untuk mengatasi diare antara lain: golongan obat yang mengandung Karboadsorben, Attapulgit, Bismuthi Subsalisilat, atau Kombinasi attapulgit dan pektin
Review Outcome Kasus
Dilihat dari gejala pasien, pasien terkena diare
akut karena pasien tidak mengalami gejala demam, dan feses pasien juga tidak
ada darah.
Dijelaskan oleh keluarga pasien, pasien mempunyai obat kaupectat yang ada
dirumah, yang merupakan golongan obat bebas.
Tujuan terapi yang diberikan yaitu untuk Mengatasi terjadinya dehidrasi dan menghentikan diare pasien serta meningkatkan nutrisi pasien
Tujuan terapi yang diberikan yaitu untuk Mengatasi terjadinya dehidrasi dan menghentikan diare pasien serta meningkatkan nutrisi pasien
Obat
kaupectat tersebut digunakan untuk mengurangi frekuensi diare dengan zat yang
bersifat pengental
Mekanisme obat kaupectat : Kaolin dan pectin akan bekerja menyerap dan menghilangkan rangsangan, melenyapkan bakteri dan zat-zat yang merangsang, yang seringkali menjadi penyebab timbulnya mencret-mencret. Kaolin merupakan zat penyerap yang ampuh dalam usus, yang bekerja di permukaan untuk menyerap bakteri, racun serta zat yang bersifat merangsang. Pectin bekerja menghilangkan racun bakteri, makanya zat ini tak diserap tubuh. Pengaruhnya yang berguna untuk mengobati mencret hanya terbatas pada dinding usus.
Mekanisme obat kaupectat : Kaolin dan pectin akan bekerja menyerap dan menghilangkan rangsangan, melenyapkan bakteri dan zat-zat yang merangsang, yang seringkali menjadi penyebab timbulnya mencret-mencret. Kaolin merupakan zat penyerap yang ampuh dalam usus, yang bekerja di permukaan untuk menyerap bakteri, racun serta zat yang bersifat merangsang. Pectin bekerja menghilangkan racun bakteri, makanya zat ini tak diserap tubuh. Pengaruhnya yang berguna untuk mengobati mencret hanya terbatas pada dinding usus.
Keputusan Apoteker
Sebagai apoteker saya menganjurkan menggunakan kaupectat karena Dilihat dari
gejala pasien, pasien terkena diare akut karena pasien tidak mengalami gejala
demam, dan feses pasien juga tidak ada darah.
Kemudian umur pasien pun cukup
untuk menggunakan obat kaupectat kecuali jika umur pasien masih dibawah 3
tahun, dan kaupectat digunakan pada pasien yang tidak demam.
Materi KIE
Pasien mengalami diare akut yang ditandai dengan gejala-gejala BAB 5 kali
kemudian muntah, feses encer tetapi pasien tidak mengalami gejala demam.
kaupectat merupakan golongan obat bebas, kaupectat dapat menurunkan frekuensi diare dengan sifat mengental,
kaupectat merupakan golongan obat bebas, kaupectat dapat menurunkan frekuensi diare dengan sifat mengental,
DIALOG
Pada suatu pagi yang cerah
pukul 06.30 WIB
di apotek “cosLinda Farma” datanglah sheila yang dengan tergesa-gesa dan
terlihat sangat panik, sheila menuju apotek linda dengan diantar oleh pembantunya.
Karyawan
Apotek : Selamat pagi, mbak. Ada yang bisa kami bantu?
sheila
: selamat pagi, Mbak. Adik saya buang air besar sudah 5 kali dari kemarin dan
tadi sebelum kesini dia buang air besar lagi mbak.
Karyawan
Apotek : em,, mungkin adik mbak terkena diare. Tapi untuk lebih
jelasnya, mbak
bisa berkonsultasi dengan apoteker kami.
Sebentar saya
panggilkan apotekernya.
Apoteker
: Selamat sore, mbak. Saya apoteker di sini. Nama saya linda. Nama mbak siapa?
Sheila : Nama saya sheila
Apoteker
: Rumahnya di mana, mbak?
Sheila : Saya tinggal di depan apotik ini
mbak.
Apoteker
: wah, berarti kita tetangga dong .Apa yang mbak keluhkan?
Sheila : ya mbak, .. bukan saya mbak
tetapi miki adik saya,Dari kemaren perutnya
mulas dan sering buang air besar.
Apoteker
: sudah berapa kali mbak bab nya?
Sheila : Kira-kira 5 kali kemarin Mbak
dan tadi pagi sebelum saya kemari dia juga bab. Badannya sampe lemas, mana
muntah lagi kemarin mbak.
Apoteker
: Sebelumnya makan apa?
Sheila : makan gado-gado di kantin
sekolah
Apoteker
: miki bisa jadi terkena diare karena makanan yang kurang
higienis atau
mungkin ada yang sudah basi di sana.
Sheila
: O… Iya, mbak.soalnya adik saya langsung sakit perut terus muntah deh karena
makan gado-gado itu, saya juga pernah melihat gado-gado itu banyak lalat karena
gak pernah ditutup oleh sang penjualnya.
Apoteker
: lain kali kasih tau sama adikkmu jangan sembarangan makan, karena dapat
menyebabkan penyakit. kita perlu waspada loh mbak dengan memilih makanan yang
bersih dan sehat. Saat ini, udara panas dimana banyak lalat beterbangan, juga
debu-debu pembawa kuman. Selektiflah dalam mengkonsumsi makanan. Jagalah makanan
dalam keadaan baik misal masukkan ke kulkas karena makanan yang di luar mudah
terkontaminasi.
Sheila
: iya mbak, dia itu emang suka gak nurut nasehat, mungkin sudah kejadian sakit
ini dia gak mau lagi makan sembarangan. Jadi begini kejadiannya mana papa sama
mama ada di australia.
Apoteker
: sebelumnya miki sudah minum obat apa?
Sheila : Belum ,mbak… saya bingung obat
apa yang bisa diminum. Tapi dirumah ada masih ada kok sisa
obat
anti diare Kaopectate di lemari obat.
Apoteker : oh, ada kaupectat, sudah berapa lama
disimpan dalam lemari mbak?
sheila : sudah satu bulan mbak.
sheila : sudah satu bulan mbak.
Apoteker
: oh, Bentuk tinjanya seperti apa, mbak? Cair atau lembek?
Sheila : encer, mbak… ini contoh sampel
fesesnya...
Apoteker
: Ada lendirnya. Tidak, mbak? Kayaknya tidak ada deh mbak kalo diamati..
Sheila :
tidak ada mbak…
Apoteker
: demam gak mbak mikinya?
Sheila : nggak demam kok mbak, Cuma
muntah aja mbak kemarin,
Apoteker : oh, berapa tahun umur miki mbak?
Apoteker : oh, berapa tahun umur miki mbak?
Sheila : 8 th mbak
Apoteker : oh yasudah berikan saja obat kaupectatnya mbak
Apoteker : oh yasudah berikan saja obat kaupectatnya mbak
(langsung
manggil AA nya)
Mbak zee,
tolong ambilkan sediaan oralit
AA (zeee)
: Iya, bu…
Apoteker
:
(Setelah obat ada di tangan ) Ini Obatnya Oralit diminum setiap selesai BAB, 200-300
ml (1-setengah gelas) mbak biar ga lemas, ga
dehidrasi..
, Terus kaupectatnya( kombinasi kaolin-pektin) diminum 2-4 sendok makan (30-60
ml).
Sheila
: O… begitu… berapa biayanya, Bu?
Apoteker
: Langsung ke kasir aja, mbak…
Sheila : Terima kasih, mbak… Saya
permisi dulu.
Apoteker
: Sama-sama. Semoga lekas sembuh. Bilang sama miki..
Di depan
kasir….
Sheila
: Berapa semuanya, Mbak?
Kasir
: semuanya dua puluh ribu, Mbak…
Terimakasih mbaa , sgt membantu ☺️
BalasHapus